Belanja Asik dan Hemat
Belanja Asik dan Hemat

Selasa, 10 November 2015

PERTEMUAN SINGKAT

Masih sangat jelas teringat waktu dimana pertama kali aku melihatnya dikota ini lagi setelah berbulan-bulan terpisah jarak yang begitu jauh, dari kejauhan aku melihat seseorang yang mirip dengan orang yang selalu aku rindukan itu. Kaget, heran, kangen, sedih semuanya perasaan itu jadi satu ketika aku mengenalinya, dan Ya! orang itu adalah orang yang sama yang selama ini selalu aku harapkan kepulangannya. masih  sangat terasa rasa penyesalan ini hingga sekarang, penyesalan yang mungkin tidak pernah akan berakhir. Tapi aku tetap bersyukur karena akhirnya doaku menjadi kenyataan, ditempat yang bahkan tidak pernah terpikirkan aku bisa melihatnya lagi dan dia dalam kondisi yang baik. Rasa takut, cemas, dan kawatirku akhirnya berakhir dengan rentang waktu yang singkat itu saat aku melihatnya. Aku melakukan kesalahan yang sangat membuatku menyesal hingga sekarang, Entah kenapa aku bisa melakukan kesalahan padanya sebesar itu, disaat dia mendapat musibah dan membutuhkan dukungan semangat dari setiap orang yang ada didekatnya aku justu malah mengabaikannya dan memutus komunikasi dengannya.  Karena rasa penyesalan itu  akhirnya aku berjanji pada diriku sendiri aku tidak akan pernah melakukan hal itu lagi, atau hal apapun yang membuatnya sedih. Aku hanya ingin melihatnya sembuh dan normal kembali, aku bisa melihat senyum  dan tawa yang selalu menghiasi wajahnya seakan dia ingin menujukan dirinya baik-baik saja tanpa rasa sakit sedikitpun. Tapi dari matanya aku bisa melihat beban itu beban yang selalu ia fikirkan. Sembuh yaa mas.. kamu pasti sembuh..


Mulai sekarang aku akan terus ada buat kamu, apa pun kondisinya, apa pun masalahnya, secuek apa pun kamu sama aku, sebanyak apa pun orang yang nentang perasaan ini, aku akan selalu ada buat kamu. Aku akan pergi jika kamu yang memintanya, karena aku sesalu ada buat kamu karena janji aku sendiri  dan karena permintaan kamu.


Kesalahan itu yang bikin aku bertahan sampai sekarang ini, aku melakukan semuanya tulus karena perasaanku, aku tau batasanku dan aku tau betul posisiku. Hal itu membuatku tidak pernah mengharapkan hal-hal besar darinya, hanya 1 yang aku harapkan yaitu kabar. Untuk apa kamu memintaku tetap bertahan disini tapi 1 kabar singkat pun sulit untuk kamu berikan? Aku tau setiap awal pasti memiliki akhir, dan mungkin cerita itu juga akan berakhir. mungkin suatu saat..

0 komentar:

Posting Komentar