Belanja Asik dan Hemat
Belanja Asik dan Hemat

Senin, 13 Oktober 2014

RINDU

Sepi sunyi hanya hembusan angin yang ku dengar. Aku terduduk diam dibangku depan rumahku dan seketika teringat akan sosok seseorang, dimalam itu kita pernah duduk bersama saling bertanya kabar satu sama lain dan saling tersenyum yang mengungkap sebuah kebahagiaan saat kita bertatap. Masih sangat teringat jelas oleh ku disaat dia datang dengan  senyumannya, tatapannya, ciri khasnya saat bicara, lalu dia cubit lembut pipi ku sambil berkata “kangen banget sama kamu”. Dan disaat dia ingin pergi meninggalkan rumahku pun dia juga mengucapkan kata-kata yang sama dan itu menjadi kata-kata terakhir yang aku dengar langsung dari mulutnya “ I miss you” dan dia juga berjanji bahwa kita akan tetap bisa berkomunikasi meskipun dia sudah berada jauh disana. Dan seperti  janjinya kami memang sempat tetap berkomunikasi untuk beberasa saat. (1 Agustus 2014 22:15)
Ohh tidak, aku mulai memikirkannya kembali tapi aku benar-benar tersadar saat memikirkan semua itu masih begitu membekas. Saat rasa rindu datang seperti ini aku hanya bisa mengingat setiap kenangan yang aku lewati bersamanya, tidak ada lagi komunikasi yang terjalin tidak ada lagi kabar yang bisa aku dapatkan darinya. Dan kata-kata “ I miss you “ yang pernah diungkapkannya  itu lah yang selalu aku rasakan selama ini. Ya! Ini memang keputusanku dan Ya! Aku yang memulai untuk mengakhiri ini semua, tapi hati ini begitu lemah dan rapuh saat aku merindukannya. Aku selalu berharap setiap malam disaat aku merindukannya dia akan muncul seperti waktu itu lagi dan mencubit pipiku seperti biasa yang dilakukannya.  Sunguh aku tidak bisa mengendalikan perasaan ini, aku benar-benar merindukannya sangat merindukannya. Tapi aku tau aku harus menjadi lebih kuat dengan semua perasaan dan kejadian ini. Karena aku percaya bahwa allah tidak akan mepertemukan kami berdua dan membuat kami mengalami semua ini tanpa suatu alasan, lalu memisahkan kami seperti ini dengen suatu alasan juga. Didunia ini tidak ada yang kebetulan bukan? semua punya takdirnya masing-masing, bahkan selembar daun yang gugur pun memiliki takdir kapan dia akan gugur.
Dan mulai sekarang seberapa besar rasa rindu ini hanya akan aku sendiri dan allah yang mengetahuinya. Hanya doa yang bisa aku berikan untuknya dan semoga setiap doa yang aku berikan tersampaikan padanya, entah kapan kita bisa bertemu kembali. Dia akan menjadi motifasi untuku menjadi seorang wanita yang lebih baik. Sampai nanti mungkin aku bisa menemukan laki-laki  lain, karena aku merasa hati ini sudah tidak berada ditempatnya lagi saat dia pergi. Entah kenapa ini bisa terjadi padaku, tapi aku akan menjadikan ini sebagai sebuah pelajaran dan membuat hati ini semakin kuat. Apa lagi yang bisa aku lakukan selain menjadi lebih kuat, aku tidak bisa membiarkan orang lain melihatku menangis lalu mereka akan bertanya mengapa aku menangis dan aku tidak mungkin bisa menceritakan yang sebenarnya pada mereka. Karena sebuah janji telah aku ucapkan padanya, dan aku sama sekali tidak bisa mengingkari itu bahkan dia juga menepati janjinya padaku mana mungkin aku bisa mengingkari janji yang aku ucapkan.
Aku yakin aku bisa bertahan dan aku yakin aku bisa kuat meskipun tanpa dia disisiku. Mungkin aku tidak bisa memilikinya dan aku juga tidak akan berfikir untuk memilikinya lagi. Karena sekarang aku tau didunia ini semua yang manusia miliki semua itu hanya titipan dari yang maha kuasa, begitu pula hati ini. Aku hanya perlu menjaga hati ini untuk seseorang yang telah ditakdirkan. Meskipun dihati ini masih ada sebuah nama yang aku rasa dia berada begitu jauh dariku. Tapi aku tidak akan menganggapnya jauh lagi karena dia sebenarnya begitu dekat, disini dihati ini. Aku hanya berharap dia tidak berfikiran yang macam-macam karena aku memutuskan untuk putus komunikasi dengannya. Aku hanya berfikir mungkin ini jalan yang terbaik, jika aku terbiasa tanpanya mungkin perasaan ini akan bisa berkurang dan meringankan rasa sakit karena begitu merindukannya. Dan mungkin waktu yang akan menyembuhkan rasa sakit ini bahkan mungkin menghapusnya…

Hey, listen to what we're not saying
Hey, Dengarkan apa yang belum kita bicarakan
Let's play, a different game that what we're playing
Ayo bermain, permainan yang berbeda dari apa yang kita mainkan
Try, to look at me and really see my heart
Cobalah, melihat kepadaku dan benar-benar melihat hatiku

0 komentar:

Posting Komentar