Sepi sunyi hanya hembusan angin yang ku dengar. Aku terduduk
diam dibangku depan rumahku dan seketika teringat akan sosok seseorang, dimalam
itu kita pernah duduk bersama saling bertanya kabar satu sama lain dan saling
tersenyum yang mengungkap sebuah kebahagiaan saat kita bertatap. Masih sangat
teringat jelas oleh ku disaat dia datang dengan senyumannya, tatapannya, ciri khasnya saat
bicara, lalu dia cubit lembut pipi ku sambil berkata “kangen banget sama kamu”.
Dan disaat dia ingin pergi meninggalkan rumahku pun dia juga mengucapkan
kata-kata yang sama dan itu menjadi kata-kata terakhir yang aku dengar langsung
dari mulutnya “ I miss you” dan dia juga berjanji bahwa kita akan tetap bisa
berkomunikasi meskipun dia sudah berada jauh disana. Dan seperti janjinya kami memang sempat tetap
berkomunikasi untuk beberasa saat. (1 Agustus 2014 22:15)
Ohh tidak, aku mulai memikirkannya kembali tapi aku
benar-benar tersadar saat memikirkan semua itu masih begitu membekas. Saat rasa
rindu datang seperti ini aku hanya bisa mengingat setiap kenangan yang aku
lewati bersamanya, tidak ada lagi komunikasi yang terjalin tidak ada lagi kabar
yang bisa aku dapatkan darinya. Dan kata-kata “ I miss you “ yang pernah
diungkapkannya itu lah yang selalu aku
rasakan selama ini. Ya! Ini memang keputusanku dan Ya! Aku yang memulai untuk
mengakhiri ini semua, tapi hati ini begitu lemah dan rapuh saat aku
merindukannya. Aku selalu berharap setiap malam disaat aku merindukannya dia
akan muncul seperti waktu itu lagi dan mencubit pipiku seperti biasa yang
dilakukannya. Sunguh aku tidak bisa
mengendalikan perasaan ini, aku benar-benar merindukannya sangat merindukannya.
Tapi aku tau aku harus menjadi lebih kuat dengan semua perasaan dan kejadian
ini. Karena aku percaya bahwa allah tidak akan mepertemukan kami berdua dan
membuat kami mengalami semua ini tanpa suatu alasan, lalu memisahkan kami
seperti ini dengen suatu alasan juga. Didunia ini tidak ada yang kebetulan
bukan? semua punya takdirnya masing-masing, bahkan selembar daun yang gugur pun
memiliki takdir kapan dia akan gugur.
Dan mulai sekarang seberapa besar rasa rindu ini hanya akan
aku sendiri dan allah yang mengetahuinya. Hanya doa yang bisa aku berikan
untuknya dan semoga setiap doa yang aku berikan tersampaikan padanya, entah
kapan kita bisa bertemu kembali. Dia akan menjadi motifasi untuku menjadi
seorang wanita yang lebih baik. Sampai nanti mungkin aku bisa menemukan
laki-laki lain, karena aku merasa hati
ini sudah tidak berada ditempatnya lagi saat dia pergi. Entah kenapa ini bisa
terjadi padaku, tapi aku akan menjadikan ini sebagai sebuah pelajaran dan
membuat hati ini semakin kuat. Apa lagi yang bisa aku lakukan selain menjadi
lebih kuat, aku tidak bisa membiarkan orang lain melihatku menangis lalu mereka
akan bertanya mengapa aku menangis dan aku tidak mungkin bisa menceritakan yang
sebenarnya pada mereka. Karena sebuah janji telah aku ucapkan padanya, dan aku
sama sekali tidak bisa mengingkari itu bahkan dia juga menepati janjinya padaku
mana mungkin aku bisa mengingkari janji yang aku ucapkan.
Aku yakin aku bisa bertahan dan aku yakin aku bisa kuat
meskipun tanpa dia disisiku. Mungkin aku tidak bisa memilikinya dan aku juga
tidak akan berfikir untuk memilikinya lagi. Karena sekarang aku tau didunia ini
semua yang manusia miliki semua itu hanya titipan dari yang maha kuasa, begitu
pula hati ini. Aku hanya perlu menjaga hati ini untuk seseorang yang telah
ditakdirkan. Meskipun dihati ini masih ada sebuah nama yang aku rasa dia berada
begitu jauh dariku. Tapi aku tidak akan menganggapnya jauh lagi karena dia
sebenarnya begitu dekat, disini dihati ini. Aku hanya berharap dia tidak
berfikiran yang macam-macam karena aku memutuskan untuk putus komunikasi
dengannya. Aku hanya berfikir mungkin ini jalan yang terbaik, jika aku terbiasa
tanpanya mungkin perasaan ini akan bisa berkurang dan meringankan rasa sakit
karena begitu merindukannya. Dan mungkin waktu yang akan menyembuhkan rasa sakit
ini bahkan mungkin menghapusnya…
Hey, listen to what we're not saying
Hey, Dengarkan apa yang belum kita bicarakan
Let's play, a different game that what we're playing
Ayo bermain, permainan yang berbeda dari apa yang kita mainkan
Try, to look at me and really see my heart
Cobalah, melihat kepadaku dan benar-benar melihat hatiku






0 komentar:
Posting Komentar